Setelah tertunda-tunda sedemikian lama, akhirnya kerinduan akan Guns N Roses terobati dengan keluarnya album baru supergrup ini, Chinese Democracy (dirilis bulan November 2008). Dengan personil yang sebagian besar telah dirombak, yang hanya menyisakan ciri khas vokal dari Axl Rose, album baru ini terasa demikian berbeda.
Terus terang penulis baru mendapatkan dan mendengarkan material baru GNR baru-baru ini (sekitar pertengahan Maret 2009). Dan album ini merupakan kolaborasi “rame-rame” dari beberapa personil yang dibongkar pasang selama kurun waktu 1994 s/d 2007. Wuih…lama banget…. Dan setelah mendengarkannya secara berulang-ulang, tangan penulis menjadi gatal untuk menulis dan mengulas perihal album terbaru mereka. Dan hasilnya adalah, penulis baru nyetel pada tiga lagu awal mereka. Tercatat penulis memberi lima bintang untuk tiga lagu awal dari album ini, yaitu Chinese Democracy, Shackler’s Revenge dan Better. Di lagu lainnya (total keseluruhan 14 judul lagu), penulis belum begitu merasa nyetel. Dan ada yang unik pada lagu ke-5, yaitu If the World, yang dibuka gitar akustik ala latin, tapi vokal Axl dan beat bermain disekitar Reggae (itu lho, style musik yang dipopulerkan Bob Marley) dan Blues. Unik ataukah kebablasan? Karena (lagu ini) terasa jauh dari bayangan penulis mengenai GnR yang merupakan salah satu grup idola penulis semasa remaja (saat itu masih diperkuat sang gitaris, Slash). Pada lagu ke-6 (There was a time), penulis sebetulnya suka akan lagu ini. Tapi penulis tidak sreg dengan bagaimana cara bass, gitar, drum dan keyboard dimainkan mengiringi nyanyian Axl. Dan pada lagu Scraped, GnR terasa mencoba bermain ala GnR pada masa awalnya. Cukup oke sih, namun suara Axl koq terpeleset dibeberapa bagian lagu?
Secara garis besar pada album ini, GnR mencoba bermain dengan efek-efek dan programming (para kritisi bahkan mengatakan bahwa album ini lebih mengarah ke industrial rock, dan hal ini disanggah Axl Rose), gitaris yang seolah ingin menunjukkan ‘kehebatannya’ tak kalah dari salah satu maskot awal GnR, Slash, dan sentuhan efek orkestra yang ingin coba bermegah-megah namun gagal semegah November Rain.
Dan jujur penulis memberi penilaian 3/5 (tiga dari lima bintang). Artinya secara full album, album ini tidak mencitrakan GnR dalam kenangan penulis, tapi GnR masa kini yang bisa dibilang kurang bisa (kalau tidak bisa disebut gagal) memuaskan dahaga penggemar lama – tapi mungkin saja (bisa) memancing penggemar baru. Tapi bagaimanapun, album baru GnR ini adalah album yang paling ditunggu penggemarnya setelah sekian lama (menunggu).
Track list :
1. Chinese Democracy
2. Shackler’s Revenge
3. Better
4. Street of Dream
5. If the World
6. There was a time
7. Cacther in the Rye
8. Scraped
9. Riad n’ the Bedouins
10.Sorry
11.I.R.S
12.Madagascar
13.This I Love
14.Prostitude
Personil list (sampai Maret 2009) : Axl Rose (lead vokal,keyboard), Dizzy Reed (keyboard), Tommy Stinson (bass), Chris Pitman (sub-bass,programming,keyboard), Bryan Mantia (drum), Bumblefoot (gitar), Richard Fortus (gitar), Frank Ferrer (drum), DJ Ashba (gitar, menggantikan posisi yang ditinggalkan Robin Finck)
Terlalu banyak personil, yah?
Source : wikipedia.org, www.gunsnroses.com, and others
DIarsipkan di bawah: Music
Axl ttp aXis yUp… quw ngfanS banget… quw suka juga Lgu2 na G n’ R……