The Best Of Foo Fighters

Foo Fighters, grup alternative Rock asal Amrik merilis album kompilasi yang diberi judul “Greatest Hits” yang dirilis bulan November 2009. Grup yang dimotori oleh Dave Grohl ini menyisipkan dua lagu baru, “Wheels” dan “Word Forward”. Total ada 16 lagu yang terangkum dalam album kompilasi ini.

Bagi anda pecinta Foo Fighters tentu tidak melewatkan kesempatan ini, karena anda tak perlu mendengarkan keseluruhan album Foo (hahaha….siapa yang mau ngelakuin?) untuk mengetahui garis besar dari warna musik yang ditawarkan dari grup ini.

Ini dia track list-nya:
1. “All My Life” (From the album One by One, 2002)
2. “Best of You” (From the album In Your Honor, 2005)
3. “Everlong” (From the album The Colour and the Shape, 1997)
4. “The Pretender” (From the album Echoes, Silence, Patience & Grace, 2007)
5. “My Hero” (From the album The Colour and the Shape, 1997)
6. “Learn to Fly” (From the album There Is Nothing Left to Lose, 1999)
7. “Times Like These” (From the album One by One, 2002)
8. “Monkey Wrench” (From the album The Colour and the Shape, 1997)
9. “Big Me” (From the album Foo Fighters, 1995)
10. “Breakout” (From the album There Is Nothing Left to Lose, 1999)
11. “Long Road to Ruin” (From the album Echoes, Silence, Patience & Grace, 2007)
12. “This Is a Call” (From the album Foo Fighters, 1995)
13. “Skin and Bones” (From the album Skin and Bones, 2006)
14. “Wheels” (Previously unreleased)
15. “Word Forward” (Previously unreleased)
16. “Everlong (Acoustic version)” (Previously unreleased)

Dan mungkin anda dan (begitu juga) saya menyukai pilihan lagu-lagu dari Foo ini (walaupun Dave Grohl kurang senang dengan pilihan lagu-lagu dari label rekamannya sendiri). Tapi ada yang patut disayangkan, tak ada lagu “I’ll Stick Around” di album ini! Sungguh pilihan yang agak ganjil. Karena menurut penulis, lagu tersebut merupakan tonggak sejarah dari Foo sendiri, terutama bagi Dave Grohl (peralihan dari masa Nirvana ke masa Foo). Penulis tidak tahu mengapa lagu tsb sampai tidak termasuk didalam kompilasi ini.

Mengenai dua lagu baru yang terdapat pada album ini, hanya “Wheels” yang menurut penulis bisa diterima, karena masih menggambarkan musik Foo secara umum. Sedangkan satu lagu lainnya, menurut penulis adalah suatu pemaksaan saja. Karena lagu “Word Forward” seperti lagu yang belum selesai, walaupun mempunyai reffrain yang menarik.

Secara umum, kompilasi ini layak dengar. Tapi bagi pecinta Foo (seperti saya), album ini laksana “sayuran kekurangan sedikit garam”, walaupun pilihan lagu-lagu cukup menggambarkan perjalanan bermusik Foo dari awal sampai saat sekarang.

Untuk penilaian : 3/5 bintang (3 of 5 stars)

Sumber : wikipedia.org

The Circle – Bon Jovi

Surprise juga mengetahui bahwa salah satu band rock favorit saya mengeluarkan album barunya. Yesss….! Bon Jovi akhirnya merilis album baru yang berjudul “The Circle”. Album ini dirilis pada tanggal 10 November 2009 yang diproduseri oleh John Sanks. Album baru ini berhasil memuncaki beberapa charts album dibeberapa negara.

Dulunya, penulis berkenalan dengan band rock asal New Jersey- Amerika ini dari album kaset yang dibeli kakak laki-laki penulis. Awalnya penulis tidak tahu judul albumnya — yang tahu cuma judul lagunya : You Give Love a Bad Name dan Livin on Prayer. Baru beberapa tahun kemudian penulis telusuri kedua lagu tersebut terdapat dalam album Slippery when Wet (1986).

Baru pada tahun 1990-an penulis mulai mengenal Bon Jovi dengan membeli kaset (dari tabungan sendiri….) yang berjudul Keep The Faith. Album ini begitu berkesan bagi penulis, apalagi beberapa lagu dari album tsb rata-rata menjadi hits : semisal Keep The Faith, Bed Of Roses, I Believe, In these Arms, I’ll Sleep when I’m Dead dan Dry County.

Baiklah…. Sekarang beranjak ke album baru dari band yang di motori oleh John Bon Jovi ini. Baca selebihnya »

OneRepublic : Waking Up (2009)

Setelah sekian lama berhenti menulis, akhirnya ide untuk menulis ternyata masih menyala. Ini dipicu oleh material album baru yang penulis dapatkan baru-baru ini. Anda masih ingat lagu “Apologize”? Yup, betul. Lagu yang mendapat respon yang cukup bagus dari pendengar – dibawakan oleh OneRepublic.

OneRepublic kembali mengeluarkan album yang ditunggu-tunggu pendengarnya yang berjudul “Waking Up”, yang dirilis pada tanggal 17 November 2009 di Amerika bagian Utara – sementara itu telah dirilis di Jerman pada tanggal 13 November 2009.

Secara umum, album ini kembali mengurai kepiawaian Ryan Tedder (Vokal, Lead guitar, kibor, piano) meracik dan mencipta lagu. Dan hasilnya masih menarik. Mengedepankan reffrain yang mudah diingat dan dinyanyikan, mengalirlah sebelas buah lagu – rata-rata berkisar antara Pop, R & B, dan Rock. Masih sama dengan racikan debut album pertama mereka, Dreaming Out Loud (2007). Namun ada sedikit penegasan (ataukah disengaja), bahwa kepopuleran lagu “Apologize” adalah awal langkah dari terbentuknya album baru ini. Ini dibuktikan bahwa secara garis besar, beat drum album ini berkisar antara sampling dan programming / drum machine. Baca selebihnya »

Hari Sumpah Pemuda

Jayalah pemuda pemudi Indonesia. Tunjukkan prestasimu masing masing. Selamat Hari Sumpah Pemuda!

Collective Soul (Rabbit,2009)

collectivesoul

Akhirnya setelah dua tahun setelah album Afterwords, Collective Soul (CS) kembali meluncurkan album baru. Album ini tidak memberi titel apapun kecuali gambar kelinci yang buram sehingga banyak dibilang orang album ini bertitel “Rabbit” (Roadrunner Records). CS pernah penulis ulas pada tulisan terdahulu mengenai riwayat dan perkembangannya sampai saat sekarang. Album ini dirilis pada Agustus 2009 dan CS telah mengeluarkan singel pembuka “Staring Down” dan “Wellcome All Again” (berturut turut diperdengarkan pada Juni dan Juli 2009).
Sebenarnya ada harapan dari penulis bahwa album ini akan sebaik “masterpiece” CS yaitu album self titled” – Collective Soul (1995) atau bahkan sekurangnya lebih baik dari album “Afterwords”. Ternyata harapan tinggal harapan. Album ini bahkan tidak lebih baik dari “Afterwords”! Jangan salah duga dahulu. Baca selebihnya »